Friday, January 6, 2012

TAMAN

Taman punya kita berdua
tak lebar luas, kecil saja
satu tak kehilangan lain dalamnya.
Bagi kau dan aku cukuplah
Taman kembangnya tak berpuluh warna
Padang rumputnya tak berbanding permadani
halus lembut dipijak kaki.
Bagi kita bukan halangan
Karena
dalam taman punya berdua
Kau kembang, aku kumbang
aku kumbang, kau kembang.
Kecil, penuh surya taman kita
tempat merenggut dari dunia dan 'nusia

SENJA DI PELABUHAN KECIL

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta kembali. Kapan, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berput

Gerimis mempercepat kelam
Ada juga kelepak elang menyinggung muram
desir hari liar berenang menemu bujuk pangkal akanan
Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak

Tiada lagi. Aku sendiri.
Berjalan menyisir semenanjung,
masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat,
sedu penghabisan bisa terdekap

KABAR DARI LAUT

Aku memang benar tolol ketika itu
mau pula membikin hubungan dengan kau
lupa kelasi tiba-tiba bisa sendiri di laut pilu
berujuk kembali dengan tujuan biru
Di tubuhku ada luka sekarang
bertambah lebar juga, mengeluar darah
di bekas dulu kau cium nafsu dan garang
lagi aku pun sangat lemah serta menyerah

Hidup berlangsung antara buritan dan kembali
Pembatasan cuma tambah menyatukan kenang
Dan tawa gila pada whisky tercemin tenang

Dan kau? Apakah kerjamu sembahyang atau memuji
Atau diantara mereka juga terdampar
Burung mati pagi hari di sisi sangkur?

Kata Mutiara

Setiap kali aku pergi ke ladang itu aku kembali merasa kecewa ,, tanpa mengetahui penyebab kekecewaanku ..
Setiap kali aku memandang ke langit yang kelabu aku merasakan hatiku mengkerut ..
Setiap kali aku mendengar nyanyian burung-burung dan celoteh musim semi aku merasa menderita tanpa mengetahui sebab penderitaanku ..

#Sayap-sayap Patah _ Kahlil Gibran

Cinta dan Kesunyian

Kehidupan cinta tak selamanya senantiasa berselimutkan manisnya madu atau pun kejora bebintangan ..
Bahkan, adakalanya, cinta menimpakan rengsa dan nestapa ..
Itulah saat di mana cinta bertaburkan kesunyian yang dibuahkan perpisahan ..
Kerinduan, kenangan dan romantika menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rinai-rinai kesunyian yang menghunjam seutas nafas cinta ..

Tapi, janganlah berduka !!
Justru Sang Nabi mengungkapkan bahwa cinta tak akan pernah berhasil menemukan wajah kebahagiaannya yang hakiki bila belum ditikam oleh penderitaan yang bersumber dari kesunyian ..

Kahlil Gibran